[Review] Berjuta Rasanya

Judul Buku : Berjuta Rasanya

Penulis : Tere Liye

Penerbit : Mahaka Publishing

Tebal : 205 Halaman

Tahun Terbit : 2012

Harga : Rp40.000,00 (Toko Buku Gramedia)

Untuk kita, yang terlalu malu walau sekadar menyapanya, terlanjur bersemu merah, dada berdegup lebih kencang, keringat dingin di jemari, bahkan sebelum sungguhan berpapasan.

Untuk kita, yang merasa tidak cantik, tidak tampan, selalu merasa keliru mematut warna baju dan pilihan celana, jauh dari kemungkinan menggapai cita-cita perasaan.

Untuk kita, yang hanya berani menulis kata-kata dalam buku harian, memendam perasaan lewat puisi-puisi, dan berharap esok lusa dia akan sempat membacanya.

***

Rasa senang saya pertama kali tahu buku ini terbit ternyata gak sebanding dengan kepuasan yang saya dapet saat selesai membacanya. Well, ini kumpulan cerita karya Tere Liye. Cerita tentang cinta dan kehidupan. Banyak cerita yang menye-menye tapi bisa ditulis Tere Liye dengan gaya bahasa dan ciri khasnya yang apik dan ga menye-menye. Beberapa cerita memang terkesan picisan, tapi di ending diberi twist yang lumayan baik, walaupun beberapa mudah saya tebak, hehehehe…

Terdiri dari 15 cerita tentang bermacam-macam pengalaman cinta. Termasuk di dalamnya ada kisah cinta sepanjang hayat, Laila dan Qais yang majnun, yang diceritakan ulang oleh Tere Liye dengan bahasanya sendiri. Ada pula cerita yang menyadarkan saya bahwa benar fisik itu gak penting. Berikut quotes favorit saya :

Seseorang yang mencintaimu karena fisik, maka suatu hari ia juga akan pergi karena alasan fisik tersebut. Seseorang yang menyukaimu karena materi, maka suatu hari ia juga akan pergi karena materi. Tetapi seseorang yang mencintaimu karena hati, maka ia tidak akan pernah pergi. Karena hati tidak pernah mengajarkan tentang ukuran relatif lebih baik atau lebih buruk.

Banyak hal bisa dipetik dari semua cerita yang disajikan penulis dalam kumcer ini. Ada cerita yang mengajarkan kalau cinta bisa membutakan seseorang sampai sebegitu butanya. Bahwa kecantikan seseorang bisa jadi kutukan bagi laki-laki yang ingin mendekatinya. Dan bener-bener serasa sejuta rasanya membaca cerita-cerita di dalamnya. Yang keren di sini yaitu beberapa cerita pendek ini ternyata memiliki kaitan satu sama lain. Misal ; di cerita pertama dikisahkan tentang seorang laki-laki yang mencintai seorang perempuan. Kemudian di cerita kelima diceritakan bagaimana sebenernya perasaan perempuan tsb kepada laki-laki di cerita pertama. Harus pintar-pintar kita menebak bagaimana sebenernya teknik penokohan yang dibuat sang penulis.

Jatuh cinta memang berjuta rasanya. Pernah gak sih kita naksir orang terus kita penasaran sebenernya dia naksir juga sama kita atau gak? Terus untuk mengujinya, kita pura-pura dekat dengan seseorang lain untuk mengetes apakah si gebetan kita cemburu atau gak. Dan kita gemes melihat si gebetan malah stay cool dan gak cemburu. O em ji! Serba salah kalau sudah begini… (setting cerita berjudul “Antara kau dan Aku”)

Tentunya masih banyak konflik-konflik cerita tentang cinta lainnya yang bisa kita dapat di dalam buku ini. Dan saya yakin sebagian dari Anda yang membacanya pasti akan berkomentar “Ya ampuuun ini kan gue bangeeet ceritanya!” Xixixixi…

Eh, bisa dilihat kan kavernya berbentuk pohon yang daun-daunnya berbentuk hati? Dengan warna yang gak norak, menaikkan sekian persen dari tampilan buku ini sehingga menarik untuk (paling tidak) dilirik. Simpel tapi berkelas!

Bahan kertas yang digunakan juga bukan kertas kaku. Kertasnya luwes banget dan ringan. Aroma bukunya menguar dan terasa banget dengan kertas berwarna kecoklatan, bukan putih seperti HVS pada umumnya. Dan yang lebih penting adalah ukuran buku dan jenis fontnya yang gak bikin mata yang baca jadi cepet capek. Sayangnya, dibalik kenyamanan itu semua, saya hanya bisa kasih 3 dari 5 bintang. Untuk seorang Tere Liye, buku ini kurang membuat saya terpukau lebih jauh.

2 thoughts on “[Review] Berjuta Rasanya

  1. Hai Selvi ini Sulis, hehe. Baru pertama kali baca karyanya Tere Liye yang Kau, Aku dan Sepucuk angpao Merah dan gaya bahasanya quoteable🙂
    Jadi ini kumcer ca, suka covernya, dari membaca reviewnya kayaknya sangat serasi dengan isi buku yang bercerita tentang cinta🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s