Secret Santa 2013: The Riddle

c720b-celebratechristmaswithme-bbiSecret Santa adalah event tahunan Blogger Buku Indonesia. Tahun 2013 ini adalah kali ketiga BBI mengadakan Secret Santa. Nah, salah satu games yaitu menebak siapa yang jadi santa kita. Si santa wajib menyertakan teka-teki, riddle, kode, atau apa saja yang merujuk ke identitas dirinya. Nantinya, si X (penerima kado dari santa) akan menebak siapakah secret santa tersebut. Aku, yang notabene lemot bin males, lumayan kesulitan pada awalnya. Ah, tapi apa sih yang nggak bisa dijawab mbah gugel selain masalah perasaan? *lho?* Hahaha… Yah, intinya begitu deh (maaf, saya memang absurd). Tanpa banyak cincong lagi, ini dia The Riddle…

A Gift from Secret Santa and The Riddle

Bas6GFbCQAEpPrN

Thank you, my santa. Buku ini sangat berarti buat aku. THE GRAVEYARD BOOK BY NEIL GAIMAN. Memang dasar aku tuh pemalas. Malas mikir. Riddle sesimpel ini saja sudah sukses membuat aku bingung lho. 

DUA KATA DIAWALI DAN DIAKHIRI YANG SAMA. LAHIR DI PULAU PENUH KEKAYAAN SALAH SATUNYA KUBERIKAN PADAMU. YANG SEDANG KAU GENGGAM INI

Alamak! Apapula pulau penuh kekayaan itu?  Hiks… Sejauh ini sih belum ketebak siapa SS saya. Lagi males dan nggak sempat mikir juga *sok sibuk* ;p

Berharap ada malaikat baik hati yang membantu saya lagi.

Atau nunggu wangsit dari mbah gugel. *yakaliii*

Well…

Advertisements

Nostalgia Permainan Generasi 80-90an

Judul Buku: Little Mice Vol. 1: Game Over!! Penulis: Muhammad Misrad Penerbit: Octopus' Garden Publishing Tahun Terbit: 2013 Komik, 112 Halaman

Judul Buku: Little Mice Vol. 1: Game Over!!
Penulis: Muhammad Misrad
Penerbit: Octopus’ Garden Publishing
Tahun Terbit: 2013
Komik, 112 Halaman

Saya baca komik ini di toko buku. Muahaha sungguh nggak modal. Lha, bukan gitu sebenernya. Menurut hemat dan pelit dan bokek saya, selagi bisa dibaca di tempat, kenapa juga harus dibeli dan baca di rumah? Muhahaha *mencari pembenaran*

Berawal dari kegalauan yang dialami Mice ketika hujan datang. Doi kepengin main hujan-hujanan kayak jaman waktu masih anak-anak dulu. Tapi pasti dia diketawain sama tetangga-tetangganya dan disangka orang gila. Beda banget sama anak-anak jaman sekarang yang serba gadget oriented. Jaman dulu itu benar-benar mengusung prinsip “No Friends, No Games”. Ya iyalah. Semua permainan dilakukan di lapangan terbuka.

Membaca komik ini mau tidak mau jadi mengingatkan saya akan masa kecil saya. *duileee* Sama seperti Mice waktu kecil, saya juga suka main sama teman-teman di lapangan dekat rumah Bu Haji (orang paling kaya di daerah rumah saya karena kontrakannya banyak). Di komik ini, Mice mengulas beberapa permainan daerah seperti gundu, gatrik, bola gebok, pletokan, dll. Hm, mainan anak cowok semua sih di volume 1 ini. Nggak ada cerita soal gobak sodor, petak umpet, atau petak jongkok. Belum ada sih. Mungkin nanti di volume selanjutnya.

Setelah diingat-ingat, ternyata di daerah rumah saya, lahan bermainnya pun sudah jadi bangunan semua. Anak-anak jadi bingung mau main di mana. Kalaupun ada tempat main, bisa main apa kalau lahannya bahkan untuk lari-lari saja nggak memungkinkan. Prihatin jadinya, heheheu.

Padahal kalau dipikir-pikir, main di luar dan bersama teman-teman banyak sekali sisi positifnya. Biarpun kalian borokan, ingusan, cantengan, nggak akan ada yang menjauhi kalian dan kemudian menolak diajak main oleh teman. Friends Forever! Hahaha.

kalau dari segi teknik gambar, hm, saya jujur nggak terlalu suka karena merasa gambar Mice terasa kurang smooth menurut saya. Heheheu. Yah itu kacamata orang awam saja sih, Heheheu. tapi so far nggak terlalu masalah. Karya-karya Mice nggak pernah nggak seru buat dibaca!

3 of 5. TOP enough!

 

Sungguh, Ayah yang Rempong

Fortunately, the Milk by Neil Gaiman, September 2013

Fortunately, the Milk

Gyahahahaha. Membaca buku ini bikin saya nggak berhenti-berhenti ketawa. Gimana nggak, coba bayangin kalau ada seorang ayah yang begitu kocak dengan tingkat imajinasi yang sangat mengada-ada. Okay sih yang namanya imajinasi memang mengada-ada, tapi sosok ayah yang satu ini benar-benar konyol menurut saya. Saya pasti betah diasuh oleh ayah seperti dalam buku ini. Gyahaha!

Tahu nggak, sebenarnya ini hanya cerita tentang seorang ayah yang dititipi tugas oleh istrinya untuk menjaga anak-anaknya ketika istrinya sedang ada tugas dinas keluar kota. Sang Ayah lupa membeli susu di suatu pagi sehingga anak-anaknya tidak bisa menikmati sarapan serealnya. Hm, ide ceritanya sangat sederhana. Namun, bukan Neil Gaiman namanya kalau tidak bisa membuat suatu cerita sangat sederhana menjadi menarik untuk terus diikuti sampai akhir. Buku ini sukses menyeret saya untuk terus membaca kekonyolan-kekonyolan Si Ayah. So interesting!

Siapa sangka perjalanan tokoh Ayah di buku ini bisa menjadi segitu adventurous-nya?

Jadi begini. Sang Ayah ini keluar membeli susu terlalu lama sampai-sampai kedua anaknya panik. Hal ini menimbulkan kekesalan tersendiri buat Si Anak. Disangkanya Si Ayah ini pasti malah asyik ngegosip sama temannya yang kebetulan ketemu di jalan. Namun di satu sisi mereka juga takut kalau ternyata Si Ayah kenapa-kenapa di jalan. Lalu tak berapa lama akhirnya Si Ayah datang juga. Kedua anaknya terus menggerutu mengingat ayah mereka yang datang terlambat sehingga mereka nyaris telat ke sekolah.

Nah, kekonyolan pun dimulai. Si Ayah mulai membual.

Dia bilang dia telat karena saat dia membeli susu, dia bertemu UFO kemudian accidentally mengarungi mesin waktu dan kembali ke jaman beheula dan akhirnya ketemu sama Profesor yang berbentuk…

*hening sesaat*

… Stegosaurus (Stegosaurus ini bilang dia lagi melakukan perjalan ke masa depan dengan inovasi mesin waktunya. Ealah!)

Oh, Man, mana ada anak jaman sekarang percaya diceritain dongeng begitu (pagi-pagi pulak!) sama Si Ayah? Oh iya, kedua anak itu sudah berumur delapan-sembilan tahun kalau saya nggak salah. Bukan umur balita lagi yang bisa dengan mudah percaya dongeng.

Cerita bualan itu nggak cuma sampai di situ saja. Si Ayah juga bilang kalau ia ditahan oleh bajak laut dan di laut itu ada ikan piranha. Mendengar hal itu, salah satu anak protes, “Yah, piranha itu ‘kan ikan air tawar, mana mungkin ada di laut,”

Jiyaaah *gubrak* Si Ayah kena senjata makan tuan. Huahahaha. Saya ngakak baca bagian ini. Dalam imajinasi saya kebayang gimana malunya muka Si Ayah yang melakukan kesalahan fatal dalam dongengnya. Tapi, salut. Si Ayah ini ternyata jago ngeles sampai-sampai kedua anaknya speechless dan setia mendengarkan dongeng-dongeng lainnya.

Pokoknya Si Ayah ini menceritakan banyak dongeng-dongeng yang intinya sih menjelaskan kenapa dia datang terlambat. Tapi saya berani sumpah kedua anaknya nggak ada yang percaya. YA IYALAH! Hahahaha.

Terus kedua anaknya iseng menanyakan bukti autentik untuk menunjukkan bahwa Si Ayah tidak berbohong. Nah, Si Ayah tentu nggak mau dibilang pembohong, maka ia membawa bukti itu. Apakah buktinya???

Jeng! Jeng! Jeng!!!

Baca sendiri deh. Pokoknya dijamin ngakak mengetahui jawaban ngeles dari Si Ayah. Gyahahaha!

Saya kasih 4 dari 5 bintang untuk cerita yang fantastis dan super duper absurd tapi sukses bikin ngakak ini! What an author! *worship*

Wishful Wednesday [2]

wishful-wednesdaySetelah sekian lama nggak bikin postingan, saya hadir lagi. Meskipun teteup sih bukan postingan review. Heheheu…

Kepikiran mau ikutan Wishful Wednesday aja ah. Daripada blog ini kosong dan kotor oleh sarang laba-laba.

So, Wishful Wednesday saya kali ini adalah buku Tasaro GK yang berjudul Tetap Saja Kusebut (Dia) Cinta. Ini adalah kumcer. Kali pertama saya ngintip buku ini di toko buku saya langsung jatuh cinta sama halaman pertamanya yang tertulis begini;

Untuk Dewi “Dee” Lestari

Makin-makin lah saya tertarik buat baca buku ini. Tapi mengingat harganya tidak bersahabat dengan isi kantong maupun saldo di rekening saya, jadilah saya hanya bisa memasukkannya dalam postingan Wishful Wednesday.

Yuk, share Wishful Wednesday-mu minggu ini!

– Silakan follow blog Books To Share – atau tambahkan di blogroll/link blogmu.
– Buat posting mengenai buku-buku (boleh lebih dari 1) atau segala hal yang berhubungan dengan kebutuhan bookish kalian, yang jadi incaran kalian minggu ini, mulai dari yang bakal segera dibeli, sampai yang paling mustahil dan hanya sebatas mimpi. Oh ya, sertakan juga alasan kenapa buku/ benda itu masuk dalam wishlist kalian ya!
– Tinggalkan link postingan Wishful Wednesday kalian di Mr. Linky (klik saja tombol Mr. Linky di bagian bawah post). Kalau mau, silakan tambahkan button Wishful Wednesday di posting kalian.
– Mari saling berkunjung ke sesama blogger yang sudah ikut share wishlistnya di hari Rabu!

Sumber gambar: here

Sumber gambar: here

[Giveaway] December Puzzler

Desember oh Desember… *gesek biola* *ngesot di atas salju* *ya keuleus*

Bulan Desember selalu jadi bulan favorit saya. Karena pada bulan ini saya lahir. Pun menandakan kurun tahun akan segera beralih ke cycle yang baru. Ah, Desember selalu punya sisi romantisnya sendiri buat saya yang tidak romantis. Hahaha!

Nah, bersama teman-teman BBI, saya mengadakan December Puzzler, ini adalah giveaway yang diadakan oleh 11 anggota BBI yang berulang tahun pada bulan Desember ^.^ Happy Happy for us! 😀

1. Desty @ Desty Baca Buku
2. Aulia @ The Black In The Books
3. Dessy @ Ngidam Buku
4. Bzee @ Bacaan Bzee
5. Alluna @ Ravenclaw Note
6. Desem @ Pustaka Ide
7. Selvi @ Atas Nama Buku
8. Maryana @ Ryanarien
9. Prasasti @ Sastye
10. Dianita @ Si Pecinta Buku
11. Dinda @ Dinda 1

>>>>> D e c e m b e r P u z z l e r <<<<<
Berlangsung mulai tanggal 1 sampai 31 Desember 2013
Pengumuman: 10 Januari 2014 Continue reading