Cerita Dari Pemakaman

The Graveyard Book by Neil Gaiman, 360 Halaman Gramedia Pustaka Utama, 2013

The Graveyard Book by Neil Gaiman, 360 Halaman
Gramedia Pustaka Utama, 2013, 3 of 5 Stars

Sebelumnya saya minta maaf atas keterlambatan posting. Sama sekali nggak masuk buat nggak menghormati Santa. Heheheu… Postingan ini sudah lama saya buat. Tapi nunggu waktu posbar, eh malah nggak tepat waktu…*jedotin kepala* Gomen, gomen😀

Bukan Neil Gaiman rasanya kalau tidak menulis sesuatu yang out of the box. Saya sendiri terherman-herman kok bisa-bisanya Oom Neil kepikiran buat nulis soal kisah orang-orang mati. Nggak cuma itu, mungkin merasa masih kurang absurd, maka si oom menambahkan konflik ada anak kecil yang dirawat sama para makhluk mati itu!!! #zoom in, zoom out

Jadi ceritanya ada seorang laki-laki bernama Jack yang ingin membunuh habis sebuah keluarga karena disinyalir bisa mempengaruhi masa depannya. Nah, ketika semua keluarga sudah terbunuh dan tinggal seorang bayi yang harus dibunuh Jack, si bayi malah menghilang entah ke mana. Jack lalu mencari ke pemakaman di dekat rumah itu karena ia yakin si anak bayi itu pasti hilang ke situ. #aduh bahasa saya -.-

Namun pencariannya itu digagalkan oleh seorang makhluk yang bernama Silas. Perlu diketahui, Silas ini nggak jelas makhluk apa. Pokoknya bukan makhluk hidup maupun sudah mati. Dia berada di antaranya. Membingungkan. Saya sih mikir Silas ini jangan-jangan malaikat -.- yang jelas hanya disebutkan bahwa Silas ini anggota Laskar Kemuliaan #sayasebenarnyalupanamalaskarnyaapa -.- #jadimarikitaanggapsajabegitu

Si bayi itu akhirnya dirawat oleh hantu-hantu di pemakaman. Gawd! Bisa bayangkan nggak gimana hantu-hantu itu merawat bayi? Gimana mereka memberi makan? Sedangkan mereka ‘kan hantu, yang nggak bisa menyentuh benda-benda??? Mana yang akhirnya jadi orangtua bayi itu adalah sepasang hantu sesepuh yang sudah mati ratusan tahun lalu (Silas menjadi walinya). Omaaaiii >,< absurd syekaliii. Tapi justru di sinilah kehebatan Neil Gaiman. Menghadirkan cerita yang orisinil dan sama sekali nggak terpikirkan oleh saya (dan Anda juga pastinya!). Huahaha!

Singkat cerita, anak bayi itu pokoknya bisa hidup di antara para hantu-hantu itu. Silas-lah yang menjadi wali, memberi makan (karena Silas bisa “menyeberang” ke kehidupan manusia yang hidup). Dia diberi nama Nobody Owens. Panggilannya Bod. Bod dirawat dengan baik oleh para hantu-hantu di pemakaman. Diberikan pendidikan selayaknya anak kecil, juga diajarkan menghilang (memudar), masuk ke dalam mimpi seseorang, menakut-nakuti, dll. Yah, namanya juga hantu. Sekilas mengingatkan saya pada tokoh Casper yang dilatih untuk jadi hantu yang menyeramkan. Hehehe…

Kehidupan Bod di pemakaman ternyata seru. Di sinilah, saya rasa, imajinasi Neil benar-benar dituangkan. Seperti kalau kalian baca Harry Potter mungkin kalian tiba-tiba jadi ingin sekali bersekolah di Hogwarts. Nah, Neil ini juga membuat saya ingin sekali hidup di pemakaman. No kidding! Bod berteman dengan para ghoul, berkenalan dengan seorang perempuan yang dituduh penyihir, diajar oleh guru-guru yang sudah berumur ratusan tahun, lucu, baik dan menyenangkan, menari bersama para arwah. Eum, kelihatannya mungkin spooky yang tapi menurut saya sih seru. Hehehe…

Bod juga sempat berkenalan dengan anak perempuan seusianya saat ia berumur 6 tahun. Namanya Scarlett. Scarlett-lah yang akhirnya akan membantunya dalam menyelesaikan persoalan hidupnya #halah

Waktu berjalan, tidak disangka Bod sudah 16 tahun tinggal di pemakaman itu. Tidak disangka juga bahwa pembunuh yang bernama Jack itu ternyata masih menginginkan nyawanya! Namun Silas sebagai wali sudah siap pasang badan. Lalu, akankah Jack akhirnya menemukan Bod dan berhasil membunuhnya? Siapa sebenarnya Silas?

Menutup buku ini bikin saya kayak bangun dari mimpi. Jalan-jalan ke pemakaman dan bertemu dengan hantu yang baik dan lucu? Siapa yang tidak mau! Buku ini sekaligus membuat saya memandang bahwa pemakaman ternyata tidak semengerikan selama ini.

Di belakang buku ini, Neil mengatakan bahwa cerita ini terinspirasi dari cerita Jungle Book karya Rudyard Kipling di mana seorang anak manusia sejak bayi dirawat oleh binatang “penduduk” hutan sehingga akhirnya dia bisa berbicara bahasa binatang.

Saya sendiri masih penasaran siapa nama asli Nobody Owens. Uh!

***

Nah untuk menebak siapa SS saya. Jujur saja saya nggak ada bayangan sama sekali siapa santa saya. Bukan anak gaul BBI, bok. Hahaha… Sempat yakin banget kalau santa saya itu Kak Ira Elvira (berdasarkan petunjuk dari Dewi Khayangan ;p) tapi ternyata bukan. Sebab Kak Ira ternyata SSnya Mbak Lune. Wah saat itu saya panik bukan main. Ternyata apa yang saya yakini selama ini salah. Boleh tanya sama Mas Tezar gimana paniknya saya waktu itu. Sama sekali nggak ada bayangan. Petunjuknya cuma sedikit. Tapi pagi ini saya akhirnya tahu siapa SS saya karena barusan cek FB ternyata ada teguran ;p maaf ya Kak Ina.

Iya, SS saya ternyata Kak Ina Irnalasari. Saya jadi bingung. Katanya diakhiri dan diawali kata yang sama? *garuk-garuk*

Boleh mohon pencerahannya, Mbak, atas jawaban riddlenya. Terima kasih ^.^ sekali lagi maaf ya, Mbak…

PS: target saya ternyata salah menebak bahwa saya adalah SSnya… ;p

4 thoughts on “Cerita Dari Pemakaman

  1. maaf baru bisa komen sekarang. heheh
    itu maksudnya namaku irnari lol xD
    kalo di dumay ak pake nama itu, tp emang nggak semuanya sih. hehe
    maaf ya membingungkan, soalnya bingung mau bikin riddlenya kyk gmn, maklum newbie :p
    btw, salam kenal ya..ak seneng lho pas tau targetku trnyta km. hihi :p

  2. Hai, salam Kenal ya:), kalo nggak salah nama laskarnya laskar kehormatan deh, saya sukaa banget buku ini, terutama bagian Batu Nisan Si penyihir, kalo karakter silas memang agak gak jelas ya dia itu apa, but whatever he might be i loveee silas hoho🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s