Lost

Lost by Eve Shi, GagasMedia, 28 Januari 2014 310 hlm. Rating: 3/5

Lost by Eve Shi,
GagasMedia, 28 Januari 2014
310 hlm.
Rating: 3/5

Pada Jumat yang selow ini, izinkanlah saya mereview buku kembali setelah sekan lama nggak mengepost postingan ;p

Buku yang kali ini saya review adalah buku horror pertama setelah sekian tahun saya nggak pernah lagi baca buku horror karena pernah kecewa (seperti hati ini yang enggan membuka kembali karena dulu sempat terluka) *njengkang*

Buku ini merupakan buku yang dibaca bareng rekan-rekan Seraper di Forum Buku Kaskus; Serapium. Awal kali seorang enthu sepuh mengusulkan buku ini buat dibaca bareng, saya sempat underestimate.

“Ciyus nih mau baca buku horror Indonesia? Penulis baru pula.”

Well, ternyata buku ini sanggup menghapus semua keraguan saya (tapi keraguanku padamu tetap tidak terhapus) *njungkel* mengenai novel horror Indonesia. Duh, novel horror Indonesia yang saya maksud di sini tuh yang itu lho, tentang seorang penjual nasi goreng di sebuah rumah angker di daerah Pondok Indah. *bayangkan saya ngomong begini dengan gaya ibu-ibu gossipi*

Ternyata ini novel BAGUS! Walaupun saya hanya kasih bintang 3. Tapi serius buku ini bagus dan tidak seperti yang saya pikir. Buku ini bisa menularkan rasa merinding saat saya membacanya. Sanggup membuat saya menutup buku karena ngeri membayangkan adegan-adegannya. Turut merasakan rasa mencekam di apartemen yang menjadi latar temapt dalam buku ini. Juga ikut merasa tegang seperti tokoh-tokoh di dalamnya.

Buku ini bercerita tentang seorang kakak adik yang menempati unit apartemen baru. Ternyata unit apartemen tersebut menyimpan sejumlah misteri di masa lalu yang belum terpecahkan. Nah, gemesnya, Maura (tokoh utama cewek dalam buku ini) tuh kepo banget. Kalau saya jadi Maura mah saya mending pindah apartemen deh. Masalahnya Maura ini berani banget. Dia yang akhirnya mengungkap misteri yang terjadi di apartemen itu.

Tentang tetangga satu lantai yang ternyata punya rahasia terpendam.

Tentang bekas penghuni apartemen lalu yang menghilang secara misterius.

Tentang petugas kebersihan yang memiliki banyak hutang.

Tentang kabar miring soal hantu-hantu di apartemen itu.

Dan tentang seorang remaja laki-laki yang numpang tinggal sementara di unit sebelah Maura demi menyembuhkan trauma lamanya.

Kebanyakan konflik sih menurut saya. Tapi justru sepertinya konflik ini yang akhirnya mampu mengikat pembaca (dalam hal ini; tentu saja saya) untuk mengikuti ceritanya sampai habis. Namun sayang, di ending saya malah mendapati akhir yang menurut saya kurang nonjok. *kemudian disamber bajaj*

Indonesia butuh banyak penulis seperti Eve Shi yang menurut saya telah mampu mendeskripsikan suasana ngeri dengan baik. Buktinya saya kebawa perasaan kok. Eh maksudnya kebawa suasana jadi ikutan ketakutan gituh. Heheheu…

Novel horror ini bisa dikategorikan novel kategori teenlit yang tokoh utamanya merupakan remaja SMA. Selain itu ada juga kisah romansa dalam buku ini yang bisa membuat pembaca cooling down sejenak karena nggak melulu disuguhi adegan yang menegangkan.

Bacaan yang cukup menghibur dan segar di antara begitu banjirnya novel-novel teenlit bergenre romance. Saya rekomendasikan bagi pembaca dan pecinta cerita horror dan misteri.

One thought on “Lost

  1. Saya juga awalnya nggak suka sama novel horor Indonesia. Tapi semenjak baca karya Aku Tahu Kamu Hantu-nya Eve Shi, jadi tertarik deh😀 Apalagi pas tau novel ini keluar, langsung heboh pengen baca xD

    Menurutku sih lebih merinding bagian awal ATKH daripada Lost, tapi Lost ini nggak kalah keren kok. Suka sama Julian, dan endingnya itu serem ya >_< haha

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s