Guilty Pleasure

Guillty Pleasure karya Christian Simamora. Diterbitkan oleh GagasMedia, April 2014. Tebal 410 halaman. Rating: 3 of 5

Guillty Pleasure karya Christian Simamora. Diterbitkan oleh GagasMedia, April 2014. Tebal 410 halaman.
Rating: 3 of 5

Ini buku ke-11 karya Christian Simamora. Entah ekspresi apalagi yang bisa aku tunjukkan mengetahuinya. Masalahnya (atau hebatnya?), Bang Chris ini produktif sekali dan tentunya karyanya nggak sekadar karya ecek-ecek. Juga nggak seperti penulis lain yang entah kenapa gemar sekali menulis kalimat-kalimat puitis di belakang sampul buku, alih-alih melakukan itu, Bang Chris malah ngasih tahu gimana awal mulanya kisah cinta terjalin di antara dua tokoh utamanya.

Novel Bang Chris yang satu ini bisa disetarakan dengan novel-novel comedy-romance impor. Bahasanya mudah dicerna sehingga meskipun buku ini tebalnya mancapai 410 halaman, dijamin nggak akan bikin pembaca bosan. Ciri khasnya yaitu selalu ada semacam polisi tidur di menjelang akhir cerita mengingatkan kita semua bahwa semanis-manisnya kisah cinta itu nggak ada yang mulus!

Tokoh-tokoh utama dalam novel ini juga datang dari ‘dunia yang berbeda’. Julien seorang pengusaha buah dan Devika seorang aktris sinetron spesialis pemeran antagonis (terinspirasi dari Dinda Kanya Dewi, mungkin?). Kalau dari segi konflik, tipikal romance deh ya. Ga ada sesuatu yang baru di bawah langit ini. Semua hanya gimana pintar-pintar kita menyajikannya menjadi sesuatu yang seru dan layak untuk dinikmati. Tapi aku bisa bayangkan gimana beratnya menjalani hidup sebagai Julien yang ditinggal mati pacarnya yang hampir ia nikahi. Wajar banget kalau dia merasa berat melepaskan perempuan itu. Sampai kemudian Devika hadir dalam hidupnya dan membuatnya seperti dihadapkan pada jalan yang bercabang. (Ya ampun, ngakak baca tulisan sendiri).

Yang bikin aku senang adalah, Bang Chris nggak menulis dengan cara yang asal-asalan. Tetap ada riset yang harus dijalani. Hal ini terlihat kok dari banyaknya info-info mengenai dunia perbuahan dan dunia selebritas. Setiap habis membaca buku ChrisMor, aku selalu merasa tambah pintar (HAHAHA). Sebab kebanyakan novel romance yang aku baca cuma berisi kisah-kisah romantis yang menye-menye tapi gak ada isi dan informasi pentingnya. Kayaknya hal ini yang bikin orang enggan malas baca buku romance.

Kemudian untuk urusan NANANINA (kata Delisa), menurutku GePe lebih HOT dibandingkan All You Can Eat. Great job, Bang! Karena itu yang selalu aku nanti-nantikan dalam setiap bukumu. Hahahaha… Adegan demi adegan dideskripsikan dengan sangat baik sampai-sampai aku ketakutan sendiri membacanya karena langsung memunculkan imajinasi liar di kepalaku. Nyahaha >,<

Tapi tetap, untuk keseluruhan, aku cuma kasih bintang tiga. Sebab aku pengin sesuatu yang lebih dan anti mainstream. Hm misalnya, percintaan manusia dengan dinosaurus itu lho, Bang. Gyahahaha… #dikemplang

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s