2 States, Cerita tentang Pernikahanku

Judul: 2 States, The Story of My Marriage Penulis: Chetan Bhagat Penerbit: Bentang Pustaka Tahun Terbit: Oktober 2013 Tebal: 482 Halaman Genre: Drama Komedi Rating: 4 of 5

Lihat deh review-review di Goodreads. Lumayan banyak yang hanya memberikan 1 bintang untuk buku ini. Dan kalau diperhatikan, mereka yang member 1 bintang itu sepertinya orang India. Well, mungkin di India sana Chetan Bhagat menulis sesuatu yang biasa saja. Tapi jujur saja buat saya, Chetan Bhagat menulis sesuatu yang seluruh dunia perlu tahu, sebagai bagian dari budaya India.

Melalui buku ini, nampaknya perjodohan adalah hal yang lumrah di India. Setiap acara pesta atau kumpul keluarga, masing-masing orangtua terlihat seperti sedang “menjual” anak-anaknya. Hal ini bisa dipahami karena di India memang masih menggunakan kasta. Nah, kalau di buku 2 States ini yang jadi sorotan adalah suku. Krish orang Punjabi. Ananya orang Tamil. Antara utara dan selatan. Kedua suku itu saling bertolak belakang dalam hal apapun. Konfliknya ketebak deh ya. Orangtua mereka satu sama lain tidak suka sejak pertemuan pertama saat mereka wisuda S2. Namun sebagai orang yang intelek, Krish dan Ananya ingin pernikahan mereka berjalan selayaknya orang yang berpendidikan. Tidak ada kawin lari. Tidak ada menikah tanpa restu orangtua. Mereka tertantang untuk berusaha meluluhkan hati orangtua masing-masing agak nantinya pernikahan mereka direstui. Di sini bisa dilihat deh gimana calon menantu yang sungguh-sungguh berjuang buat merebut perhatian camernya. Di bagian-bagian ini banyak hal lucu sekaligus menyentuh yang terjadi yang mungkin sebenarnya sangat akrab dengan kehidupan kita sehari-hari. Bukankah di Indonesia juga masih ada orangtua yang kekeuh ingin menikahkan anaknya hanya dengan pemuda dari suku yang sama? MASIH BANYAK!

Semuanya ditulis dengan logis dan menyenangkan. Ananya tak pernah protes ketika Krish egois meminta Ananya untuk lebih sedikit cari muka dengan ibunya dengan belajar memasak. Namun, ibunya ini ketus banget sama Ananya. Sehingga kadang Ananya jengkel juga dipaksa Krish untuk baik sama orang yang sudah berbuat jahat padanya. Di satu sisi Ananya harus mengalah tapi di sisi lain, sebagai kaum intelek, ia tidak mau harga dirinya diinjak-injak apalagi oleh calon suaminya sendiri. Ada yang unik juga yaitu saat Krish melamar Ananya. Ia membelikan empat buah cincin. Masing-masing untuk ibu, ayah, dan adik Ananya. Ia melamar Ananya di depan keluarganya. Ini adegan yang menurut saya so sweet dan gentle banget.

Saya heran kalau ada penulis Indonesia menulis buku seperti ini rasanya pasti sudah mendapat banyak hujatan ya. Dibilang rasis lah atau apa lah. Padahal maksudnya ya hanya ingin membuka pikiran bahwa cinta itu tidak mengenal SARA lho. Cinta itu misterius. Datang kepada mereka tanpa ada pemberitahuan di awal. Tahu-tahu saja semuanya terjadi. Nah, Krish dan Ananya ini kelak ingin membina keluarga India. Bukan keluarga Tamil atau Punjabi. Tapi India. Nasionalis deh pokoknya. Selain itu ada konflik keluarga dan isu-isu yang terjadi seputar dunia kerja. Namun bukan sebagai bumbu-bumbu saja melainkan sebagai bagian dari rangkaian cerita yang cukup punya peran penting.

Melalui buku ini saya jadi belajar bagaimana adat masyarakat India ketika akan melangsungkan pernikahan, Sedangkan Ananya dan Krish adalah kaum di luar mereka yang masih menjunjung tinggi adat. Mereka lebih luwes menjalani pernikahan tanpa harus menyalahi adat juga tentunya. Buku ini bikin saya jadi tahu gimana kehidupan India tanpa harus ke India.

Dan sejauh ini saya sudah baca tiga buku India dan kesemuanya menceritakan hal-hal mendalam tentang India. Nampaknya penulis India punya misi khusus mengenalkan Negara mereka lewat sastra. Benar atau tidak, tak perlu dipusingkan. Toh ini hanya review semata saja.

Menyatukan dua insan itu mudah, jika dibandingkan harus menyatukan dua keluarga. Kira-kira itulah yang ingin disampaikan Chetan Bhagat dalam buku ini. Happy reading!

2 thoughts on “2 States, Cerita tentang Pernikahanku

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s