[Blog Tour] Rahasia Lantai Keempat by Rettania: Jangan Menengok ke Belakang!!!

Waktu saya SD, ada cerita hantu mister gepeng yang katanya mati karena kegencet pintu kamar mandi. Lalu saat SMP ada gosip hantu di toilet siswi yang kerap meminjam sisir. Pas SMA, ada hantu perempuan yang katanya bunuh diri dengan cara terjun dari lantai 3 dan sekarang arwahnya masih gentayangan menghuni toilet perempuan lantai dua. Kisah-kisah urban legend, entah sadar atau tidak, selalu ada di sekitar kita. Kisah itu tak diketahui kebenarannya jika tak menyaksikannya sendiri. Lama kelamaan kisah itu terkesan makin seram saja karena kegemaran orang-orang yang suka melebih-lebihkan cerita guna menambah intensitas kengerian. Well, benar atau tidak, pastinya kisah tersebut menarik untuk didengarkan. Namun, ada orang-orang yang tak puas hanya dengan sekadar mendengar gosip belaka. Itulah yang membawa Nikki, Fara, Randy, dan Neil akhirnya membulatkan tekad untuk menelusuri misteri di sekolah mereka.

Semua berawal dari buku yang ditemukan Fara di perpustakaan. Buku itu adalah buku dengan tulisan bergaya kuno yang berisi petunjuk untuk sampai ke lantai keempat. Ya, gosipnya, di sekolah mereka yang hanya terdiri tiga lantai itu, ada “lantai tambahan” (ya ampun, bahkan mengetik review ini saja bikin saya keringat dingin). Konon, dengan mengikuti petunjuk yang ada di buku itu, seseorang bisa sampai ke lantai empat. Celakanya, orang yang pernah mencobanya, tak pernah berhasil kembali lagi, alias menghilang. Nikki, salah satu sahabat Fara yang aktif mengikuti klub mading, berminat menjadikan cerita tersebut sebagai bahan liputannya. Mereka berempat lalu sepakat untuk mencoba ritual seperti yang tertulis di buku kuno itu.

Selain itu, di lantai empat itu kabarnya ada penunggu yang bisa mengabulkan permintaan apapun. Lalu mereka teringat dengan kisah Maria, hantu sekolah, yang dikabarkan menghilang karena mencoba menuju lantai keempat. Apakah sebenarnya yang ada di lantai keempat itu dan apa motivasi Maria sehingga berani-beraninya mencari tahu lantai empat? Benarkah ia dulu merupakan korban bully dan berharap dapat menemui penunggu tua di lantai empat untuk meminta para siswa agar tak mengganggunya lagi?

***

Rahasia Lantai Keempat

Hmph.

Izinkan saya tarik napas sebentar ya. Untunglah saya menulis review ini di siang hari. Meskipun begitu, tetap saja rasanya ada yang mengawasi saat saya mencoba menulis review ini.

Rahasia Lantai Keempat (seterusnya akan saya singkat menjadi RLK) merupakan novel misteri, horor, thriller, whatever you name it, yang bergenre remaja. Awalnya saya pikir novel ini bercerita tentang alasan kenapa di mall-mall dan di gedung-gedung tak ada lantai 4, 14, dst. Hahaha. Konyol memang. Ternyata setelah dibaca, buku ini adalah petualangan menegangkan keempat sahabat yaitu Neil, Randy, Nikki, dan Fara yang disemangati oleh jiwa muda untuk menuntaskan rasa penasaran mereka.

Percaya deh, baru baca dua halaman pertama saja saya sudah merinding disko loh. Seolah penulis ingin meyakinkan pembaca “Ini horor betulan, embrace yourself!”. Jujur, saya gak expect bahwa cerita horor remaja akan sebegini menegangkannya atau saya yang tutup mata terhadap perkembangan penulis horor remaja? Wow, salut!

Setelah baca lima halaman, saya mulai merasa paranoid. Akhirnya saya memutuskan untuk sementara menutup bukunya. Saya pikir akan lebih baik jika saya membacanya di tengah keramaian dibandingkan dengan suasana sepi di kamar seorang diri. Oh, tidak, tidak. Thanks.

Pasalnya, selain narasinya yang ditulis detail sehingga hawa mistisnya sampai ke pembaca, buku ini juga disertai ilustrasi yang… ya ampun, sumpah deh, saya nyaris saja melempar buku ini ketika membuka halaman selanjutnya!!! Hasilnya, setiap ingin bergerak ke halaman selanjutnya, saya ngintip-ngintip dulu, takut ada penampakan atau apa. Hahaha parno gila!

Saya juga merasakan teror itu terasa mencekam karena gambaran sekolah yang ditulis mirip sekali dengan gambaran sekolah saya waktu SMA dulu. Sebuah gedung tua tiga lantai, dengan koridor gelap dan perpustakaan tua yang terpisah dari gedung utama. Memiliki bagian gedung barat dan timur. Hiiyy!

Selain suasana mencekam, karena ini cerita remaja, adalah formula wajib untuk menambahkan bumbu-bumbu romance dan persahabatan khas anak SMA. Meskipun begitu, hal ini tidak menurunkan intensitas kengeriannya. Yah, pokoknya porsinya pas dan gak bikin saya jadi malas baca.

Tapi sayang sekali, ketika saya masih penasaran dengan hantu-hantunya (loh?) buku ini ternyata sudah akan habis. Huaaa rasanya gak rela pisah sama keempat sahabat ini. Soalnya saya suka karakter keempatnya. Juga meskipun mereka gak kelihatan cupu atau manja, tetap ada sifat khas anak remaja (yaitu saat Nikki menyalahkan Farad an kecemburuan Nikki terhadap Fara) yang digambarkan. Jadi rasanya saya benar-benar baca cerita remaja. Bukan baca cerita remaja yang berkelakuan kayak orang dewasa.

Satu lagi, saya agak kurang sreg sama sampulnya. Ya, paham sih ini kan buku remaja, tapi saya rasa penerbit seharusnya bisa bikin sampul depan buku yang “lebih”. Sebab sangat disayangkan jika cerita sebagus ini tak menarik hati calon pembeli karena mereka keburu gak suka dengan sampulnya.

Saya harap Rettania terus membuat cerita remaja yang seperti ini. Capek ah sama penulis teenlit yang isinya drama dan mewek-mewek karena hal gak penting. 4 of 5 stars!

***

Nah, yang namanya Blog Tour pasti gak hanya sekadar baca review buku dong. Yap, benar. Rettania dan Bukune akan bagi-bagi hadiah buat kalian pengunjung setia blog AtasNamaBuku. Caranya:

1. Follow Twitter @rettaniea

2. Follow Twitter @Bukune dan @selebvi. (optional)

2. Follow blog ini via email. Button ada di sidebar ya.

3. Kuis berlangsung selama blog tour berlangsung. (25 Juni dibuka, 1 Juli ditutup). Pengumuman pemenang selambat-lambatnya pada tanggal 6 Juli 2015 (bisa jadi lebih cepat).

4. Hanya dipilih satu pemenang yang akan diundi. Pemenang akan dihubungi via Twitter. Apabila tak ada respons selama 1×24 jam, saya akan memilih pemenang baru. Pemenang yang sudah pernah memenangkan hadiah yang sama di blog lain, tentunya tak akan dipilih lagi ya.

5. Promosikan blog tour ini. Sifatnya opsional, tapi saya akan berterima kasih sekali jika Anda bersedia melakukannya.

Kalau sudah, coba jawab tantangan saya di bawah ini ya. Jangan lupa cantumkan username Twitter kalian.

“Tuliskan urban legend di sekolah (boleh pengalaman pribadi atau sekadar dengar-dengar gosip) dalam satu paragraf pendek. Tambahkan bumbu-bumbu supaya ceritamu menimbulkan efek horor.”

Jawaban ditulis di kolom komentar ya. Tak ada bagus, tak ada jelek. Semua komentar yang masuk akan diikutkan dalam undian. Good luck!

Limited edition t-shirt + 1 eksemplar buku Rahasia Lantai Keempat bertandatangan bisa kamu menangkan!

Limited edition t-shirt + 1 eksemplar buku Rahasia Lantai Keempat bertandatangan bisa kamu menangkan!

25 thoughts on “[Blog Tour] Rahasia Lantai Keempat by Rettania: Jangan Menengok ke Belakang!!!

  1. Waktu itu adalah awal aku masuk SMA, dan 2 hari berikutnya ada perkemahan. Semua siswa kelas 10 diwajibkan untuk ikut perkemahan tersebut. Dan, dari sinilah semua berawal. Waktu itu menjelang maghrib, semua peserta perkemahan berbondong-bondong menuju masjid mengikuti komando dari kakak pembina untuk melaksanakan sholat maghrib, lalu mengaji dan dilanjutkan sholat isya’. Singkat cerita, setelah sholat isya’ berakhir, saya bersama temam saya yang satunya berniat kembali ke tenda dengan melewati koridor kelas 12. Suasana sangat mencekam. Dengan didukung oleh penerangan yang minim, kita berjalan melalui koridor tersebut, dan tak sengaja mataku menoleh ke arah kelas 12 IPA 3. Aku terperanjat kaget, terlihat sosok wanita berambut panjang yang menutupi wajahnya tengah duduk di kursi bagian belakang. Spontan aku berteriak sambil mendorong temanku dan berlari meninggalkannya. Hal yang serupa pun terjadi lagi, saat itu tengah malam. Kita semua mulai beranjak tidur. Namun, suasana mendadak heboh karena teriakan salah satu peserta perempuan yang kebetulan dia sekelas denganku. Tak terduga, ternyata saat itu dia kesurupan. Malam yang sunyi mendadak pecah karena kejadian ini. Sontak semua peserta kemah berkumpul ke tengah lapangan dan mengikuti komando dari pembina untuk kembali ke masjid mengaji bersama-sama.

    Twitter: @Bintang_Ach

  2. twitter: @_loisninawati
    Sepertinya, ceritaku ini bukan urban legend ya, tapi, horror juga sih.
    Waktu itu, kelasku, diundang study tour gitu sama satu sekolah SMK di Surabaya. Alhasil, jadilah aku dan semua temenku kumpul di sekolah jam 12 malem. Nah, aku kan, ke toilet dulu tuh, barengan sama temenku (cewek). waktu aku dan temenku mau balik ke tempat kumpul, temen-temen cowok, mau coba “uji nyali” gitu deh ceritanya, karna lorong dari aula ke lab ipa gelap banget, temen-temen yang mau “uji nyali” (ceritanya mau nembus kegelapan) itu teriak-teriak sambil ketawa gitu deh. Nah, kira-kira setengah jam, kita semua ngumpul di lapangan gitu(seruu) eh, pas kedengeran kayak suara seng gitu. tapi bunyinya beda banget. kayak ada orang yang sengaja jatuhin sengnya. padahal nggak ada angin malem itu. nah, kita kan kaget tuh. “semuanya ngumpul disini kan?” pada nanya gitu deh, dikira ada salah satu dari kami yang main-main di belakang. ternyata, kita di lapangan semua. “jangan jangan bu Tahek lagi?” ada yang bilang gitu (Bu Tahek itu, istrinya pak kebun di sekolah kita. rumahnya di belakang sekolahan, beliau mennggal karna sakit, beliau jualan gorengan gitu di depan sekolahan kalo sore. gorengannya enak(y) kalau aku pramuka tuh, aku mesti beli gorengannya. tapi, semenjak bu Tahek nggak ada, nggak ada yang gantiin jualan gorengan lagi deh.) terus, ada bunyi seng lagi, ternyata, yang ini, sengnya diinjek kucing😀 (suara sengnya beda sama yang pertama tadi) terus, ada setu temenku katanya ngeliat katanya ada cewek, rambut panjang gitu di SD (sekolahku, berhadapan dengan SD) tapi, pas cerita ke yang lain, katanya nggak ngeliat apa-apa. bingung juga ya? Hingga pada akhirnya jam 2 dini hari, bisnya baru dateng. udah nunggu 2 jam di sekolah yang gelap, dingin, dan kejadian-kejadian aneh, bikin bulu kuduk berdiri.😀

  3. @jiahjava ikutan….

    Di MANku tergolong serem. Cuma aku blm pernah ngalamin sendiri sih.

    Kakak kelas duluuu bgt sering kesurupan. Ada yg waktu istighotsah, kemah, atau sekedar acara yg menginap di sekolah. Yg lumayan terkenal itu bangku kosong.

    Dl ada anak yg pakai bangku itu lalu meninggal. Trus setiap anak yg duduk di bangku itu akan dihantui bayang2 aneh. Skrg bangkunya dah ditaruh gudang. Tp ya kadang msh ada hal2 magic yg terjadi di sekolah.

    Sama guru2 sdh dipindahin makhluk2nya. Ada yg dirantai jg. Tp entah skrg

  4. Sekolahku adalah bangunan jaman Belanda, dengan jendela yang besar-besar setinggi ukuran orang dewasa, atap yang tinggi dan lorong-lorong yang panjang seperti lorong rumah sakit. Setiap tahun, sekolah kami selalu mengadakan sebuah acara rutin, untuk menyambut mahasiswa baru. Acara diadakan pada saat malam hari, dengan pakaian tradisional-jarik. Dalam proses pelantikan ini, kami akan diminta berbaris, dalam pakaian-pakaian tradisional, diiringi suara gamelan, kemudian kami berjalan menuju bangsal kayu yang diterangi lilin-lilin temaram, kemudian cuci muka dengan air es yang diberi bunga-bunga, saat menjelang tengah malam. Pada saat itu, kawan saya bertugas untuk menabuh gamelan. Di dalam gamelan, selalu ada bagian-bagian yang berpasangan, seperti bonang barung-bonang penerus, dan bagian-bagian tertentu memiliki bunyi yang khas, yang menciptakan harmoni tertentu. Teman saya itu bertugas menabuh gamelan, namun pada suatu ketika, teman sebelahnya, yang bertugas menabuh peking, tiba-tiba pergi karena ingin ke kamar mandi. Hal itu tidak terlalu mempengaruhi harmoni, karena nada yang dimainkan peking, juga disokong oleh bagian-bagian lainnya. Namun, penabuh kendang, yang bertugas sebagai pemimpin pertunjukkan, tetap mendengar suara peking itu dari awal sampai akhir. Dengan kata lain, “ada yang menggantikan” penabuh peking. Di setiap pertujukkan itu, ada banyak tentara-tentara yang mati pada masa pendudukan Belanda-karena kabarnya, sekolah saya adalah markas pada jaman belanda, noni-noni belanda, dan penari-penari pribumi, yang ikut menari-nari pada pada saat proses itu. Terkadang, beberapa siswa baru juga kesurupan, dan beberapa siswa juga diminta untuk terus memantau orang yang ada di sampingnya pada saat berjalan menuju bangsal, karena jangan-jangan, dia bukan teman Anda.
    @megha_vie

    • Astagaaa gak kebayang gimana seremnya… apalagi sambil dengerin gamelan yg identik dengan nyanyian si anu (saya ga berani nyebut jenisnya)

  5. Dulu pas SMA kelas X, ada teman sekelas saya yang punya kemampuan liat makhluk halus gitu deh. Kita sebut saya dia Mawar. Si Mawar ini awalnya di kelas X.5, tapi gara-gara sekolah jadi heboh karena dia suka kesurupan, makanya dipindah ke kelas kami (X.3). Cerita dia sih, dia ngeliatnya di pohon (yang udah mati) di belakang kelas X.5, dia sering ngeliat sosok cewek, pake seragam pramuka. Nah sesosok ini kayaknya tertarik karena sama Mawar karena dia bisangeliat sosok ini, makanya suak dideketik sama sosok mbak pramuka ini. Pokoknya kalo Mawar udah ngeliat, dan dideketin sama mbak pramuka ujungnya pasti Mawar kesurupan.
    Tapi sejak pindah ke kelas kami gosip soal sosok mbak pramuka mulai hilang, Mawar juga nggak kesurupan lagi. Cuma kadang sekelas suka parno sendiri kalo si Mawar mulai aneh-aneh tingkahnya (kayak ketawa sendiri –“).

    twitter: @ariansyahabo

  6. Sebutlah namanya Mimi. Dulu ia sempat bersekolah di SMA Negeri 15. Namun, suatu hari di tengah hiruk pikuk ramainya kegiatan di sekolah, tiba-tiba saja ia kesurupan. Semakin lama semakin sering ia kesurupan di tiap harinya. Guru-guru lelah menanganinya yang tiada hari tanpa hilang kesadaran. Kau tahu apa yang lebih parah? Guru-guru malah menuduh ia hanya pura-pura kesurupan. Ia diberi peringatan oleh sekolah, apabila selanjutnya masih bertingkah kesurupan maka ia akan dikeluarkan dari sekolah.

    Mimi tadinya hanyalah gadis biasa dan tak punya kuasa untuk menolak jika ada makhluk yang ingin masuk ke raganya. Peduli apa makhluk itu dengan peringatan dari guru? Ia tetap dirasuki dan akhirnya ia dikeluarkan dari sekolah. Mimi berontak karena ia merasa tidak bersalah dan tidak ada kepura-puraan. Di depan para guru ia berkata,

    “Dengar! Jika kalian tetap mengeluarkanku, aku bersumpah akan terjadi kesurupan massal di sekolah ini.”

    Ternyata benar. Besoknya terjadi kesurupan massal di sekolah itu ketika Mimi tak lagi datang ke sekolah. Itulah pertanda kalau Mimi tidaklah berpura-pura. Lalu, tidakkah kau penasaran siapa yang merasuki Mimi?

    Makhluk itu dulunya juga siswi di sana. Di malam yang nahas itu ia harus pulang malam hingga jam 7 dari sekolah. Ia menunggu jemputan ayahnya dan tetap menunggu di depan sekolah. Lama sekali jemputan ayahnya tak kunjung datang, tiba-tiba ada lelaki brengsek yang memanfaatkan kesempatan itu ketika ia sedang sendirian. Ia diperkosa di dalam sekolah. Seketika hidupnya terasa tak sama lagi dan ia merasa jadi gadis yang tak berguna karena kehormatannya telah hilang. Ia naik ke gedung sekolah yang paling tinggi dan terjun dari atas sana. Tempat ia jatuh adalah tempat di mana Mimi sering duduk di situ. Itulah mengapa Mimi sering dirasukinya, bahkan hingga saat ini arwah gadis itu masih mengikuti di belakang punggung Mimi ke mana pun Mimi berada.

    (Twitter: @murniaya)

  7. Suara berat dari pembina upacara memenuhi satu sekolahan yang sedang mengikuti upacara bendera dengan khidmat. Selagi hening, tiba-tiba ada suara teriakan dari salah satu barisan. Siswa pun mulai berisik, saling mengoceh. Mereka sudah mengetahui bahwa setiap hari Senin, tepatnya saat upacara pasti ada saja yang akan kesurupan. Itu terbukti hari ini.

    Petugas Palang Merah pun beraksi.

    Upacara selesai, tetapi siswi yang kesurupan masih saja berteriak-teriak. Biasanya sih, ini bisa terjadi sampai bel pulang sekolah berbunyi. Pastilah sekujur tubuh siswi itu sakit semua. Bayangkan, setiap dia kesurupan beberapa tangan mencengkramnya erat agar tidak melakukan tindakan yang membahayakan.

    Tapi ada yang menarik disetiap kali ada siswi yang kesurupan, siswa-siswa yang lain berdatangan melihatnya dan bertanya-tanya. Siswi yang kesurupan itu awalnya menyebut salah satu nama siswa di sekolahan dan membeberkan semua sifat dan kebiasaanya, baik yang diketahui oleh yang lain maupun yang belum. Ini yang membuat siswa-siswa lain ikut mengerumuninya ketika kesurupan. Dan yah, kata-katanya selalu benar. Tapi kau harus punya nyali yang besar ketika ingin bertanya, karena kau akan mendapati wajah sisiwi yang kesurupan dengan mata melotot, menatap sinis kepadamu sambil menjawab pertanyaanmu dengan suara yang garang.

    Konon, yang merasuki siswi itu adalah penjaga pohon besar tua yang terdapat di depan kelas 3 IPA 1. Pohon itu dari dulu sudah terkenal angker dan tidak ada yang berani untuk menebangnya.

    @DhaniRamadhani

  8. Twitter: Jm_nim
    link: https://twitter.com/Jm_nim/status/614626764279549952

    Jadi begini. Salah satu siswi di SMA 2 Bojonegoro yang kebetulan 2 tingkat diatas saya adalah seorang indigo. Saat saya resmi menjadi kelas 10 dia kelas 12. Kabar jika ia indigo dan gemar bermain-main dengan setan diskolah sudah lama menyebar, bahkan saat saya baru masuk seluruh siswa kela 10 juga sudah tahu.

    Ia di jauhi teman-temannya karena takut jika ada hantu yang ikut membuntutinya di sekolah. ia dipandang remeh olej guru-guru (padahal ia anak yang pandai), Ia terkucilkan tidak punya teman.

    Suatu hari disekolah ada kesurupan masal. Dapn yang di salahkan adalah kakak kelas itu. semua siswa bahkan guru beranggapan jika ia yang menyruh teman-teman setan untuk menganggu proses belajar mengajar dengan menyurupinya.

    Karena ia tertekan ia memutuskan untuk memotong urat nadinya, ia ditemukan lemas di ruang kelasnya. Sukurlah nyawanya masih bisa tertolong. Namun ia tidak melanjutkan sekolah padahal saat itu hanya tinggal 5 bulan menuju unas

  9. Tuliskan urban legend di sekolah (boleh pengalaman pribadi atau sekadar dengar-dengar gosip) dalam satu paragraf pendek. Tambahkan bumbu-bumbu supaya ceritamu menimbulkan efek horor.”

    Nama: ARIESKA ARIEF
    Twitter: @MiyungArief
    Link share: http://animanga-oushiza.blogspot.com/2015/06/blogtour-rahasialantaikeempat-11-juni-8.html

    Kisah horor ini benar-benar kualami di usiaku yang baru saja menginjak 13 tahun. Semuanya berawal dari papan tulis white board di kelas kami. Memang tampaknya hanya papan tulis biasa dan sangat umum dijumpai di setiap ruangan kelas. Di mana-mana pasti ada, kan? Tapi menurutku papan tulis di kelas II B-3, tempatku belajar di Sekolah Menengah Pertama ini, memiliki keunikan tersendiri. Apakah itu? Begini! Kalau di mana-mana itu orang bermain jalangkung melalui media kertas, tapi tidak dengan teman-teman sekelasku yang malah menggunakan papan tulis itu sebagai pengganti kertasnya. Entah apa alasan mereka lebih memilih papan tulis ketimbang kertas. Saat kutanyakan pada mereka, mau dengar apa jawabannya? “Karena kalau lewat papan tulis, ramalan jalangkungnya akan lebih akurat!” begitu jawaban temanku yang suka memainkannya, Sari. Aku sendiri bertanya-tanya, kenapa bisa begitu. Apakah setan jalangkung yang datang merupakan arwah siswa di sekolah ini dan memiliki prestasi yang bagus sehingga selalu ditunjuk untuk mengerjakan soal di papan tulis semasanya hidup dulu? Kami biasa memainkannya saat istirahat. Tentu saja tanpa sepengetahuan guru-guru. Pintu ditutup agar orang-orang tak melihat kegiatan kami di dalamnya, meskipun permainan itu sudah menjadi rahasia umum di kalangan siswa. Kami biasanya menanyakan soal ujian apa yang masuk kelak, nilai raport bahkan soal gebetan sekali pun. Seputar sekolah lah. Hasilnya, setelah beberapa minggu memainkannya, tak bisa dihindari lagi risikonya adalah hal yang klise seperti kerasukan massal! Mereka meminta tumbal ayam hitam agar tak mengganggu lagi, haha dasar permainan jin kafir begitulah. Mereka berpura-pura dengan menyamar menjadi arwah murid sekolah ini yang bisa jadi sih mereka adalah jin Qorin para murid tempo dulu yang sudah meninggal, karena jin Qorin tentu saja hafal betul seluk-beluk sekolah ini dan kebiasaan para murid di sini karena kan para murid yang sudah meninggal itu sekolah di sini dulunya. Jin Qorin merupakan jin pendamping semua manusia yang akan menemani kita sejak lahir hingga mati, karena jin Qorin tak mati saat manusia yang didampinginya mati, jin Qorin pun kadang menampakkan diri menjadi orang yang sudah mati itu dan melakukan kebiasaannya, misalnya dengan datang ke sekolah itu tiap pagi ataukah duduk di bangkunya yang dulu waktu orang yang didampinginya masih hidup. Karena itulah penampakan jin Qorin ini dikira arwah penasaran, padahal arwah orang yang sudah mati tak bisa lagi kembali ke dunia kecuali dalam alam mimpi tuk bertemu dengan kenalannya yang masih hidup di dunia.

  10. twitter : @kimzujonghee
    https://twitter.com/kimzujonghee

    ini bukan diriku sendiri yang mengalaminya, tetapi sepupu dan beberapa orang di sekitarku yang bercerita.

    Tepat di sebelah kanan rumahku, dulunya sangat angker karena di tinggal kerja pemiliknya. Ada yang pernah melihat bayangan seorang wanita cantik, berambut panjang yang sering melintas di dalam rumah itu, kemungkinan tempatnya berada di salah satu bilik kamar. Sepupuku pernah melihat ada kepala yang di jadikan sebagai bola yang di mainkan berbagai makhluk halus, saking ketakutannya dia langsung kabur. Ada yang melihat tokek sebesar badan anak kecil sekitar 1tahunan. masih banyak sih, tapi kebanyakan yang pernah melihat itu smua adalah anak-anak nakal. Sedangkan sepupuku adalah pemilik rumah.

  11. Nama: Irmawati
    twitter: @irmaa_waati

    Kalo urband legend yang ada disekolahku itu… Mungkin di bagian bangunan bertingkat. Itu satu-satunya gedung yang tingkat, ada empat kelas, karena sekolahku tipe gedungnya melebar dan panjang. Nah katanya di gedung ini, ada yg nunggu, terutama di lantai atas. Soalnya ada anak guruku yang bisa ngerasain hal-hal gaib, katanya disitu ‘ada’. Selain itu, kalo kejadian kaya kesurupan itu, sering sih, memang cuma satu anak yg paling sering, bisa dibilang dia di ikutin gitu, makanya kalo dia udah bengong, ya harus siap-siap aja, bakal kambuh.

  12. Twitter: @agnesb0702

    Sekitar satu tahun yang lalu saat kelas 6 SD, banyak isu yang beredar bahwa teman saya kesurupan. Memang sudah tersebar gosip bahwa kelas si A(nama alias) ini memang ada penunggunya. Katanya ada juga yang mengatakan bahwa dia ayan. Hal ini terjadi saat pelajaran mandarin. Singkat cerita, si A dibawa ke vihara dekat sekolah saya sambil digotong oleh 2 guru dan seorang murid. Di Vihara tersebut, dia berteriak-teriak. Padahal, kalau dipikir-pikir,A tidak berat-berat amat dan dia seorang perempuan, yang pasti dia tidak berat dong. Namun mengapa dia perlu digotong oleh tiga orang ke Vihara? Kata orang, kalau pundaknya berat, itu berarti dia memang kesurupan. Dan jika dilihat-lihat, teman saya ini memang sering kesurupan. Terutama di sekolah saya, dan dia juga tidak religius. Saya juga sudah menanyakan perihal tersebut kepada teman dekatnya dan isu itu benar. Saya jadi bergidik ngeri jika berada di dekatnya sejak itu.

  13. Nama: Thia Amelia
    Akun twitter: @Thia1498
    Link: https://twitter.com/Thia1498/status/615393356227555328

    “Tuliskan urban legend di sekolah (boleh pengalaman pribadi atau sekadar dengar-dengar gosip) dalam satu paragraf pendek. Tambahkan bumbu-bumbu supaya ceritamu menimbulkan efek horor.”

    Ketika SMP, saya bersekolah di sekolah swasta, sekolah yang baru beberapa tahun dibangun di tanah yang di wakaf kan, berada ditengah-tengah sawah. Saya adalah alumni ke-4 dan sempat berpesantren juga disitu. Saya yang tidak terlalu percaya dengan Hantu hanya menganggap lalu ketika teman-teman kamar saya membicarakan tentang hal mistis dan selalu tidur, mungkin karena factor takut juga. Setiap hari, pasti ada saja kejadian yang saya dengar dari teman-teman saya –karena saya tidak pernah mengalami-, mulai dari dapur yang selalu ada suara orang yang memasak, pemilik pesantren+sekolah yang katanya memiliki jin dan mempunyai harimau yang selalu menjaganya, saya tidak pernah percaya hal-hal seperti itu. Tapi, setiap hari, kejadian itu semakin sering terjadi. Suatu ketika, teman saya –Melin- kebagian tidur di pojokan dan saya berada disampingnya, kami belum tidur sampai malam, dan ketika memutuskan akan tidur saya dan teman saya mendengar ada seseorang yang memanggil, karena biasa dipanggil oleh pemilik pesantren, akhirnya kami keluar, tapi ketika keluar kami tidak melihat apapun, hanya memandang satu sama lain, mengedikkan bahu lalu kembali tidur, mencoba melupakan kejadian tadi walaupun saya tau kami berdua sama-sama takut.

    Lama setelah kejadian itu, dan juga saya telah lupa dan mungkin teman saya juga melupakannya. Suatu malam, selesai mengaji malam sampai larut, kami berdua –masih dengan Melin- cepat-cepat ke kamar meninggalkan yang lain, menggelar kasur di daerah yang aga luar –dekat jendela dan tidak masuk ke kawasan tidur- lalu kami tidur begitu saja. Pagi-pagi nya kamar kami sudah heboh dengan kabar penampakan. Aku dan Melin yang peasaran akhirnya bertanya pada temanku, ‘Penampakan apa sih?’ lalu temanku menjawab:

    “Kemarin Thia, waktu habis pulang ngaji, kamu sama Melin tidur duluan, lampu kamar mati dan tiba-tiba angin jadi kencang, kami semua mengobrol, lalu tiba-tiba ada suara seperti jatuhnya barang, ketika kami melihat ke tempat kalian, ada sosok hitam berdiri di atas kepala kalian.” Aku dan Melin berpandangan, merasa ngeri dengan cerita itu. Dan setelah kejadian itu, aku dan Melin semakin bungkam dengan hal yang berbau mistis, dan aku memutuskan untuk percaya dan semakin mendekatkan diri kepada yang Di Atas, agar selalu mendapat penjagaannya.

    Maaf yah ka, engga satu paragraph. Habisnya aku udah ngebet pengen nyeritain ini ke orang-orang dan bosan dipendam sendiri 

    • Hai ka, komentar saya ada 2 kan? Itu kalau di undi di jadiin satu aja ka -iyalah-. Cerita hantu saya banyak soalnya, jadi pusing mau posting yang mana, padahal dulu ga terlalu percaya -_- mungkin karma haha.. yaudah dua aja saya posting hehe… Sekalian nambah promosi karena akun twitter saya juga ada dua🙂 Thankyou ka🙂

  14. Twitter: @thiamelia
    Link: https://twitter.com/thiamelia/status/615396966470520832

    Aku belum pernah menyaksikan sendiri bagaimana kisah hantu itu menjadi nyata, tapi aku pernah mendengar sesuatu tentang hal yang seperti itu, dari temanku, yang kakak nya mengalami kejadian seperti itu.

    Kejadian nya waktu saya masih SD. Waktu perkemahan pramuka di… aku ga tau namanya, lupa. Tempatnya yah di gunung gitu, ketika kita sampai disana, dingin langsung menghampiri, tapi yang aku rasain dinginnya itu beda, entah kenapa tapi aku ngerasa ga enak banget ditempat itu. Melewati jembatan yang dibawahnya sungai deras untuk mencapai ke tempat kemping, kamar mandi yang jauh dari perkemahan dan sangat ga layak karena gelap, kotor dan…. Tampak hitam kalau dari apa yang aku liat, lalu tanah yang dipakai saat kemah juga agak miring, entah apanya yang guru2 aku pikirin waktu milih tempat itu untuk jadi tempat kemping. Nah, ketika kami mendapatkan materi, ka Nadian dan temannya izin ke kamar mandi, lamaaaaa banget sampai akhirnya dicari oleh guruku. Tapi pas sampai ka Nadia sangat beda, dia jadi lebih pendiam dengan tatapan kosong dan muka yang pucat, teman nya yang mengantar pun engga tau kenapa, katanya ketika keluar dari kamar mandi dia sudah seperti itu. ka Nadia terus seperti itu sampai perkemahan selesai. Orangtua ka nadia menyadari ada yang berbeda dari sifat ka nadia yang terturup sekarang, bahkan kejadian2 aneh dirumahnya setelah ka Nadia kemah terus terjadi, aku ga tau apa kejadian nya. hingga akhirnya orangtuanya mendatangi guruku dan mengobati ka nadia ke ustad, ternyata selama itu ka Nadia dirasuki, entah oleh apa, tapi sekarang meskipun hantu nya telah keluar, ka Nadia masih saja pendiam, mungkin trauma akan kejadian itu.

  15. @anandanf07

    Aku mendengar cerita ini saat masih SD, langsung dari guruku sendiri. Sekolahku itu dulunya rumah sakit Belanda. Katanya, saat rumah sakit itu mau dibangun, ada sebuah rumah yang digusur. Rumah itu dihuni oleh sebuah keluarga (Ayah, Ibu, Kakak, dan Adiknya). Ayah dan Ibunya sedang sakit-sakitan, sedangkan Tentara Belanda mengusir mereka dengan paksa karena mereka tidak mau pindah. Akhirnya, Ayah dan Ibu mereka meninggal, sang kakak dan adiknya pun dibunuh. Rumah itu sekarang menjadi sebuah kelas disekolahku. Satu nama yang kutahu, Maya, adalah sang kakak. Kelas itu menjadi angker, banyak kejadian-kejadian aneh disana. Guruku yang menceritakan ini adalah guru yang menjadi wali kelas disitu. Sering ada anak yang kesurupan, mendengar suara-suara aneh, dan sekilas bayangan manusia. Temanku juga pernah bercerita, saat dia datang pagi-pagi, dia mengira temannya yang lain sudah datang, dia pun membuka pintu dan mengucapakan “Assalamu’alaikum”, lalu dia melihat tidak ada siapapun disana, tapi ada yang menjawab “Walaikum Salam” dengan suara lirih. Awalnya aku tidak percaya, sampai aku mengalaminya juga. Saat itu pelajaran olahraga, temanku (yang dari kelas itu) minta antar ambil air minum. Lorong kelas sepi karena yang lain sedang olahraga. Saat sudah sampai tepat di tengah kelas, aku mendengar suara isak tangis anak perempuan. Suara itu tidak jelas asalnya, seperti dari atap, pojok ruangan, atau dunia lain. Isak tangis yang terdengar sangat menyayat hati dan penuh kesedihan. Aku dan temanku sempat terbengong sebentar, setelah sadar kami langsung keluar dari kelas. Ternyata temanku juga mendengarnya.

  16. Nama : Tasya Permata Sanjaya
    Twitter : @tasyatasa_

    Begini nih urban legend disekolahku.. (SMP) .Sebelumnya mau cerita dulu nih sekolah ku itu terkenal angker ya, karena samping sekolah adalah Pabrik Karung Goni peninggalan jaman Belanda. Yang kini sudah tidak terawat dan usang. Konon dipabrik itu ada Noni Belanda (Sosok perempuan berpakaian ala2 jaman belanda yang sering muncul saat malam hari di pertigaan dekat sekolah). O,ya dulu pernah mau diadain UJI NYALI dari salah satu tv swasta. Pasti tau donk acaranya. Nah kru tv ini udah mau survei pabriknya itu,tapi tidak jadi karena kamera yang digunakan PECAH. Konon para penghuni pabrik yang tak kasat mata itu terganggu. Para Kru memutuskan untuk berhenti meliput. Disekolah ku juga ada urban legend. Konon jika menyanyi lagu Mars PMR di UKS pasti kaca di UKS langsung pecah seketika. Dan biasanya jika nyanyi lagu itu,angin sepoi2 pasti datang agak kencang. Jadi ada larangan untuk tidak bernyanyi lagu Mars PMR. Tidak berhenti disitu, kadang ada salah satu siswa yang kesurupan. Setelah siswa dibaca kan ayat Al-Qur’an siswa itu tenang. Selama dia kesurupan Pintu di UKS itu buka tutup sendiri dengan kencang. Konon di salah satu kelas ( Dulu saya kelas disitu) waktu kelas 8 . Ada lukisan Pangeran Diponegoro yang sudah lama dipajang. Menurut guru saya lukisan itu sudah ada sejak dia sekolah di SMP ini. Kelas ku sangat terkenal dengan aroma mistisnya. Jadi ketika saya pulang sore saya dan teman2 lebih memilih untuk didepan kelas saja. Karena takut sesuatu akan terjadi. Dan konon sewaktu magrib jendela kelas itu dihuni oleh sesosok anak kecil. Dia sering berlarian-larian. Dan kadang tertawa. Teman saya pun pernah melihat sesosok itu, karena dia punya indera ke 6. Jadi sangat menyeramkan jika sudah magrib masih berada dilingkungan sekolah yang sangat berdekatan dengan Pabrik Karung yang Kosong itu.

  17. Nama : Tasya Permata Sanjaya
    Twitter : @tasyatasa_

    Begini nih urban legend disekolahku.. (SMP) .Sebelumnya mau cerita dulu nih sekolah ku itu terkenal angker ya, karena samping sekolah adalah Pabrik Karung Goni peninggalan jaman Belanda. Yang kini sudah tidak terawat dan usang. Konon dipabrik itu ada Noni Belanda (Sosok perempuan berpakaian ala2 jaman belanda yang sering muncul saat malam hari di pertigaan dekat sekolah). O,ya dulu pernah mau diadain UJI NYALI dari salah satu tv swasta. Pasti tau donk acaranya. Nah kru tv ini udah mau survei pabriknya itu,tapi tidak jadi karena kamera yang digunakan PECAH. Konon para penghuni pabrik yang tak kasat mata itu terganggu. Para Kru memutuskan untuk berhenti meliput. Disekolah ku juga ada urban legend. Konon jika menyanyi lagu Mars PMR di UKS pasti kaca di UKS langsung pecah seketika. Dan biasanya jika nyanyi lagu itu,angin sepoi2 pasti datang agak kencang. Jadi ada larangan untuk tidak bernyanyi lagu Mars PMR. Tidak berhenti disitu, kadang ada salah satu siswa yang kesurupan. Setelah siswa dibaca kan ayat Al-Qur’an siswa itu tenang. Selama dia kesurupan Pintu di UKS itu buka tutup sendiri dengan kencang. Konon di salah satu kelas ( Dulu saya kelas disitu) waktu kelas 8 . Ada lukisan Pangeran Diponegoro yang sudah lama dipajang. Menurut guru saya lukisan itu sudah ada sejak dia sekolah di SMP ini. Kelas ku sangat terkenal dengan aroma mistisnya. Jadi ketika saya pulang sore saya dan teman2 lebih memilih untuk didepan kelas saja. Karena takut sesuatu akan terjadi. Dan konon sewaktu magrib jendela kelas itu dihuni oleh sesosok anak kecil. Dia sering berlarian-larian. Dan kadang tertawa. Teman saya pun pernah melihat sesosok itu, karena dia punya indera ke 6. Jadi sangat menyeramkan jika sudah magrib masih berada dilingkungan sekolah yang sangat berdekatan dengan Pabrik Karung yang Kosong .

  18. Pingback: Winner Announcement | Atas Nama Buku

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s