Cerita Ini Asalnya Dari Otak Kanan

17662899Keajaiban Rezeki
Tasaro GK
Penerbit Mizania
Cetakan I, Februari 2013, 373 Halaman
Novel Fiksi Motivasi
Rating: 5 of 5

Sebentar, mungkin kalian berpikir saya terlalu berlebihan dengan memberikan semua bintang yang saya punya untuk buku ini. Tapi, menurut saya tidak kok. Buku ini memang layak mendapatkan 5 bintang. Terutama bagi kalian penggemar novel-novel yang membangun jiwa. Novel ini terinspirasi dari buku-buku Ippho Santosa, seorang motivator terkenal Indonesia dan pakar otak kanan. Eits, tapi jangan salah sangka dulu. Buku ini tidak menjemukan seperti buku-buku motivasi yang kalian pernah baca. Jangan bayangkan begitu. Sama sekali tidak. Novel ini justru asyik dalam hal menghidangkan pelajaran tentang kehidupan dan pola pikir. Tasaro GK mampu menuangkannya ke bentuk yang berbeda dan tidak membosankan. Jempol!

Sepertimu, aku juga pernah mengalami masa-masa ketika engkau merasa semesta begitu mendukung. Mendukung untuk bersama-sama menjungkalkanmu. Memberimu kesialan-kesialan. Dari bangun tidur sampai tidur lagi. – halaman 8

Bisa dibilang saya jatuh cinta sejak membaca kalimat pertama dalam prolog di buku ini. Ah. Tidak, tidak, tidak. Saya sepertinya sudah jatuh cinta bahkan ketika saya belum memegang bukunya. Hahahaha!

Meskipun saya akui gaya penulisan Tasaro GK terkesan seperti karya sastra lama dengan bahasa yang EYD oriented dan bisa dibilang kurang nge-pop (?). entah bagaimana saya menyebutnya, yang jelas kalimat-kalimat dalam buku ini masih terkesan kaku. But, bagi saya yang sudah mencintai buku ini dari awal, hal itu tidak terlalu masalah kok. Saya masih dengan mudah bisa mencerna setiap dialog yang ada.

Continue reading

Advertisements

Solusi Patah Hati

restart cover

Judul Buku: Restart

Penulis: Nina Ardianti

Penerbit: Gagas Media

Tahun Terbit: 2013

Genre: Romance

Tebal: 446 halaman

Rate: 3 of 5

“Semua orang pernah patah hati
All you have to do is move on”

Jleb. Jleb. Jleb.
Tiga kali, cuy.
Gue ulangin yah. Ti-ga ka-li! *biar dramatis*

Adalah benar kalau habis patah hati, sebaiknya kita jangan terlalu lama berlarut-larut dalam kesedihan. Membaca novel init uh hmmm apa yah…semacam terapi juga mungkin buat saya? Mengingat saya masih dalam tahap move on juga *hasek*

Eniwei. Sebelum masuk ke reviewnya, ada baiknya saya tulis warning di pendahuluan bahwa sebagian isi review ini mungkin akan mengandung sedikiiiiit curcol. Hak hak hak hak! *ketawa dzolim*

Oke ya? Gapapa ya? Siap lanjut kan? Ridho baca curhatan saya? Really??? For sure??? Yakiiinnn???

Oke. Here we go…

Continue reading

Katarsis

Speechless!
Seandainya 5 bintang sudah cukup untuk mendeskripsikan bagaimana kerennya buku ini. Sayang saja, sepertinya kalian masih akan menuntutku untuk bercerita apa kerennya buku ini.
17786536Judul Buku: Katarsis
Penulis: Anastasia Aemilia
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Tahun Terbit: 2013
Tebal: 264 halaman
Genre: Psychology Thriller
Rate: 5 of 5

Aduh saya sebenarnya bingung mau mulai mereview dari mana. Buku ini bagusnya gila-gilaan! *tuhkan belum apa-apa, udah lebai* -_-“ Tapi aseli saya bingung mau nulis apa.

Buku ini perfect di mata saya. Mulai dari desain kaver sampai ke jeroan-jeroannya. Percaya atau nggak, awalnya saya sama sekali nggak tertarik buat baca buku ini. Bahkan waktu salah seorang teman mengadakan giveaway buku ini di blognya, saya seratus persen nggak ada minat buat ikutan. Karena apa coba? Karena saya pikir “Katarsis” itu semacam istilah kimia. Tapi dodol bin dudul, yang istilah kimia itu adalah Katalis bukan Katarsis. Hahahaha… *headbang*

Kemudian karena penasaran dengan arti kata Katarsis, layaknya manusia modern masa kini *sedap*, saya googling. Inilah yang saya temukan:
Katarsis: merujuk pada upaya pembersihan atau penyucian diri, pembaharuan rohani dan pelepasan diri dari ketegangan. – wikipedia

Saatnya untuk bilang WOW!

Continue reading

Katzenjammer

15789519Judul Buku: Katzenjammer (Cerita tentang Aya dan Hening)
Penulis: Stefani Hid
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Tahun Terbit: 2012
Tebal: 218
Rate: 3 of 5
“Semua ini lantaran kita berharap terlalu banyak dari kehidupan yang sebenarnya sangat sederhana.” – Hal. 5
Cerita dalam buku ini diawali dengan prolog saat Aya dan Henning menggelandang di Budapest, tahun 2009. Prolog yang bagus dan cukup membuat saya penasaran. Apa yang mereka lakukan sebelumnya sehingga mereka menggelandang dan akhirnya terdampar di Budapest? Maka, saya pun melanjutkan mata saya menyusuri kata demi kata dalam buku yang masih belum bisa saya putuskan apa genrenya.