Cosplay Couple

cover luarJudul: Cosplay Couple
Pengarang: Adrindia Ryan
Penerbit: Gagas Media
Tahun Terbit: Cet. 1; Desember 2013
Ukuran Buku: 210 hlm; 20 cm
Genre: Romance Remaja
Rating: 3/5

Sebelumnya saya mau curhat. Pertama, kenapa saya harus baca buku ini buat siaran sih? Tapi saya tahu saya nggak bisa memilih. Jadi ya saya terpaksa membacanya. Awalnya agak skeptic setiap mau baca buku baru (apalagi judulnya nggak gw banget) yang ditulis oleh penulis baru. Takut jadi malah mencaci maki, takut buang-buang waktu. But thank God, buku ini bisa dibilang lumayan bagus.

Kedua, kenapa tokoh utamanya harus bernama Rio? Digambarkan juga Rio ini suka cosplay pakai kostum kesatria. Terus saya kapan move on nyaaaaa??? *banting buku*

Saya sudah berusaha menukar buku ini dengan uku lain. Tapi ternyata mendapat penolakan. Maka, dengan berat hati saya baca juga buku ini walau sepanjang membaca saya harus fokus membayangkan karakter Rio yang ini bukan yang itu.

Oke sekarang masuk ke review ya.

Continue reading

Yamaniwa

yamaniwaJudul: Yamaniwa
Pengarang: Netty Virgiantiny
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Tahun Terbit: Cet. 1; November 2013
Ukuran Buku: 224 hlm; 20 cm
ISBN: 978-602-030-017-7
Genre: Amore
Rating: 2/5

Novel amore pertama yang saya baca. Kebanyakan dialog. Dan skimming setengah jam sudah cukup buat saya menuntaskan novel ini tanpa harus kehilangan esensinya. Novel ini berjalan cukup lambat dengan konflik yang bikin jidat saya mengernyit lantaran nggak penting.

Tapi di ending, saya merinding lho. Adegan terakhirnya romantis banget. Dan karena ini novel amore, maka sudah dapat dipastikan novel ini bakalan happy ending.

Buku ini punya dua tokoh utama. Namanya Yama dan Niwa. Niwa ini digambarkan sebagai cewek yang bebas. Niwa ini menurut saya adalah cewek yang nggak banget saat remaja. Pacarnya banyak dan suka mendua, termasuk menduakan Yama. Selama Yama menempuh pendidikan di Jakarta, Niwa asyik selingkuh dengan cowok lain yang mana kelak si cowok yang diselingkuhin ternyata selingkuh juga. Hadeh…

Niwa akhirnya menyesal sudah mengkhianati Yama. Sampai sepuluh tahun kemudian, Yama datang ke modiste milik Niwa untuk diminta membuatkan kebaya untuk calon istrinya. Niwa sakit hati bukan main. Apa maksud Yama sebenarnya? Seperti nggak ada tukang jahit lain saja. Kenapa harus memilih modiste Niwa? Benarkah ini adalah proyek balas dendam Yama kepada Niwa?

Seperti yang saya bilang di atas. Amore selalu happy ending. Pasti bisa ditebak dong gimana akhir cerita Yama dan Niwa?

Well, sebenarnya saya sensitive sama issue selingkuh. Apalagi kalau yang selingkuh itu cewek, kaum saya sendiri. Tapi ya wajar saja kalau akhirnya Niwa mendapat karma. Benar kata salah satu tokoh dalam buku ini yang mengatakan bahwa “perselingkuhan itu tidak perlu alasan dan tidak termaafkan”.

Ada adegan yang saya suka dari buku ini yaitu ketika Era, sahabat baik Niwa, menolak untuk memaafkan suaminya yang sudah berselingkuh kendati si suami sudah menyesal akan perbuatannya. Menurut saya itulah girl power! Hahahaha. Menurut si suami, dia telah bersikap benar karena akhirnya dia MEMILIH istri dan anak-anaknya. Tapi menurut Era, justru suami telah salah memilih. Karena ketika dia MEMILIH untuk selingkuh, saat itu juga dia sudah memilih untuk meninggalkan anak dan istrinya. Huahahaha. *menjura buat Era*

Diktator Galau

diktatorJudul: Petualangan Wartawan Geje, Jay & Wilow: Diktator Galau
Pengarang: Syahmedi Dean, Ayu Gendis
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Tahun Terbit: Cet. 1; Januari 2014
Ukuran Buku: 216 hlm; 20 cm
ISBN: 978-602-03-0144-0
Genre: Metropop
Rating: 4/5

Pada halaman belakang buku ini ditulis bahwa buku ini merupakan ‘uji coba’ apakah chemistry di antara kedua penulis ini masih ada, masih suka ndagel seperti waktu kuliah dulu. Dan saya putuskan bahwa YA @deanmedi dan @gendukgendis sukses menyajikan kelucuan tersebut dalam buku ini!

Konflik yang disajikan sangat sederhana namun tidak biasa. kedua penulis dengan asyik menyinggung masalah politik dan KKN yang sedang naik daun (entah kenapa nggak turun-turun juga). Bicara soal politik, bagi beberapa orang pastilah menjemukan karena njelimet. Namun, di buku ini, @deanmedi dan @gendukgendis menuliskannya dengan sangat ngepop dan asyik. Seriously buku ini asyik banget.

Ringan dan nggak perlu mikir. Humor yang disajikan juga fresh. Semuanya serba orisinil menurut saya. Setting tempat, karakter-karakter yang unik, gaya penulisan yang lucu dan “merakyat” bikin saya betah baca buku ini. Saya merasa menemukan dunia baru yang bisa saya masuki. Membaca buku ini seperti tersedot ke mesin imajinasi seolah-olah saya juga bekerja dalam kantor itu. Saya sendiri belum pernah baca karyanya mbak @gendukgendis. Kalau karya bang @deanmedi saya sudah pernah baca dan MEMANG saya sukaaa bingits.

Okei, jadi gini.

Continue reading

Cerita Dari Pemakaman

The Graveyard Book by Neil Gaiman, 360 Halaman Gramedia Pustaka Utama, 2013

The Graveyard Book by Neil Gaiman, 360 Halaman
Gramedia Pustaka Utama, 2013, 3 of 5 Stars

Sebelumnya saya minta maaf atas keterlambatan posting. Sama sekali nggak masuk buat nggak menghormati Santa. Heheheu… Postingan ini sudah lama saya buat. Tapi nunggu waktu posbar, eh malah nggak tepat waktu…*jedotin kepala* Gomen, gomen 😀

Bukan Neil Gaiman rasanya kalau tidak menulis sesuatu yang out of the box. Saya sendiri terherman-herman kok bisa-bisanya Oom Neil kepikiran buat nulis soal kisah orang-orang mati. Nggak cuma itu, mungkin merasa masih kurang absurd, maka si oom menambahkan konflik ada anak kecil yang dirawat sama para makhluk mati itu!!! #zoom in, zoom out

Jadi ceritanya ada seorang laki-laki bernama Jack yang ingin membunuh habis sebuah keluarga karena disinyalir bisa mempengaruhi masa depannya. Nah, ketika semua keluarga sudah terbunuh dan tinggal seorang bayi yang harus dibunuh Jack, si bayi malah menghilang entah ke mana. Jack lalu mencari ke pemakaman di dekat rumah itu karena ia yakin si anak bayi itu pasti hilang ke situ. #aduh bahasa saya -.-

Namun pencariannya itu digagalkan oleh seorang makhluk yang bernama Silas. Perlu diketahui, Silas ini nggak jelas makhluk apa. Pokoknya bukan makhluk hidup maupun sudah mati. Dia berada di antaranya. Membingungkan. Saya sih mikir Silas ini jangan-jangan malaikat -.- yang jelas hanya disebutkan bahwa Silas ini anggota Laskar Kemuliaan #sayasebenarnyalupanamalaskarnyaapa -.- #jadimarikitaanggapsajabegitu

Si bayi itu akhirnya dirawat oleh hantu-hantu di pemakaman. Gawd! Bisa bayangkan nggak gimana hantu-hantu itu merawat bayi? Gimana mereka memberi makan? Sedangkan mereka ‘kan hantu, yang nggak bisa menyentuh benda-benda??? Mana yang akhirnya jadi orangtua bayi itu adalah sepasang hantu sesepuh yang sudah mati ratusan tahun lalu (Silas menjadi walinya). Omaaaiii >,< absurd syekaliii. Tapi justru di sinilah kehebatan Neil Gaiman. Menghadirkan cerita yang orisinil dan sama sekali nggak terpikirkan oleh saya (dan Anda juga pastinya!). Huahaha!

Continue reading